Skip to main content

Versi Teks Hunter x Hunter Chapter 158

Sebelumnya : Hunter x Hunter Chapter 157

Untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut, Goreinu bersama dengan Gon dan yang lainnya pergi ke suatu rumah makan, dan kemudian mulai membahasnya. "Apa kau tahu siapa saja pemain yang bisa kita ajak? Dengan kartuku, kita hanya memiliki lima salinan Magnetic Force dan Accompany, jadi kita tak punya banyak kesempatan untuk menemukan anggota tim baru."

Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Bagaimana denganmu sendiri? Apa kau punya rekan yang bisa diajak bekerjasama?" Killua bertanya. Kemudian lelaki itu menjawab, "Kalau aku punya, pasti sejak awal aku tak akan bermain sendirian."


"Dari nama-nama yang ada di daftar ini, yang terkuat pastilah Kuroro." ucap Gon. Tapi kemudian, Killua menyanggahnya, "Tapi Kurapika bilang kalau Kuroro yang ini pasti bukan Kuroro yang asli."

"Lalu, bagaimana dengan Binolt?" Gon teringat dengan lelaki kriminal bersenjatakan gunting yang saat itu mereka temui. "Aku tidak tahu, dan lagi apa dia masih ada di Greed Island?" ucap Killua. "Namanya memang masih ada di daftar, tapi titik di belakang namanya berwarna hitam. Mungkin dia sudah pergi meninggalkan pulau ini."

"Bahkan dia mungkin sudah mati." ucap Goreinu.
"Eh?" Gon dan Killua kaget kemudian lelaki itupun memberi penjelasan. "Ketika titik di belakang namanya berubah menjadi hitam, kemungkinan dia pergi, atau mati. Apa kalian tahu Jito? Pemain yang mati di Antokiba karena perutnya meledak?"

"Ah, yang itu ya ..."

"Namanya pasti ada juga pada daftar di buku penyimpanan kalian kan?"

"Ah, benar!" Dari daftar nama yang ada di halaman terakhir buku itu, memang tampak namanya dan titik di belakangnya berwarna hitam. Tak hanya mereka berdua, banyak pemain lain yang titiknya juga sudah berwarna hitam.

"Boleh aku melihatnya?" Goreinu bangun dari tempat duduknya dan kemudian melihat. "Kashita, Kuzuku, Zenju, itu adalah nama-nama pemain yang juga disewa seperti kita kan ..."

"Ya, aku menunggu Killua di titik awal, jadi aku bertemu dengan mereka semua." ucap Gon. Kemudian Killua bertanya, "Apa kau tahu nama semua pemain yang disewa oleh Battera?"

"Tidak juga. Aku bertemu dengan beberapa dari mereka karena aku sempat bekerja dengan mereka. Yang aku tahu misalnya Gashita dan Zetsuku, mereka adalah dua bersaudara. Kakak beradik Belamu, nama mereka cukup terkenal. Mereka kuat, tapi sejauh ini mereka belum pernah bekerjasama dengan pemain lain. Sementara Sakisuke, dia memiliki kemampuan bertarung yang tinggi. Tapi masalahnya, dia adalah orang yang rakus. Jadi, kemungkinan dia akan meminta lebih jika kita mengajaknya."

"Hmm, kalau begitu ayo kita cek kembali nama-namanya satu per satu." ucap Killua. "Tepat di bawahku adalah Rataza, kemungkinan dia adalah lelaki yang memasangiku kartu sihir waktu itu."

"Kemudian pemain-pemain yang namanya antara ia dan Nikkusu adalah pemain yang kita temui tanpa kita sadari. Dan, huh? Kita sudah bertemu dengan Asuta dan Zeho di awal? Sejak kapan?" Gon baru sadar.

"Ah! selanjutnya adalah Kazusuru, dia adalah salah satu yang mencoba untuk mencuri Sword of Truth dari kita. ucap Killua.

"Ehm, tidakkah seharusnya kita hanya mengecek pemain yang kuat saja?" Saran Goreinu.
"Hmmm, tapi aku tidak begitu tahu." ucap Gon. "Kami bahkan banyak lupa dimana kami sudah bertemu dengan mereka, apalagi siapa yang kuat."

"Aku memikirkan sebuah nama, pemain yang sebenarnya belum kita temui di pulau ini." Biscuit punya ide. "Eh? Siapa?" yang lainnyapun penasaran. Kemudian gadis itu memberitahu, "Tsezugera-san"

"Ah!" Killua baru ingat. Tapi ...

"Kalau bisa, sebaiknya kita menghindari bekerja sama dengannya." ucap Goreinu.
"Eh? Kenapa?" Gon bertanya. Kemudian lelaki itu menjelaskan, "Karena ia memiliki kartu yang jumlahnya sebanyak yang kelompok bomber miliki. Kalau dia hanya membantu dan tidak menginginkan kartunya, tentu saja masalahnya berbeda. Tapi bagaimanapun, mereka termasuk salah satu saingan berat kita."

"Hmm, jadi kalau begitu kita harus mengajak pemain yang sama sekali belum pernah kita temui menggunakan Collision, tapi resikonya sangat tinggi." ucap Killua. "Tapi sebelum itu, ayo kita cek sesuatu, yaitu identitas sebenarnya dari pengguna nama Kuroro ini." ucap Gon.

"Hmm, menurutku sih sangat besar kemungkinannya kalau dia adalah seorang anggota Ryodan." ucap Killua. Kemudian Gon bertanya, "Kalau begitu, kenapa mereka tidak menggunakan nama mereka saja?"

"Bagaimana cara menjelaskannya ya, tapi menggunakan nickname berbeda di dalam game itu memang sesuatu yang berbeda." ucap Killua. kemudian Gon kembali bertanya, "Lalu kenapa kau tetap menggunakan nama Killua? Tetap saja kan, pasti ada alasan kenapa dia menggunakan nama Kuroro, dan tidakkah aneh kalau dia masih berada di dalam game ini?"

"Tidak juga, kita sendiri masih ada di dalam game ini."
"Yah, tapi kita punya tujuan yaitu untuk menyelesaikan game ini. Kalau Kuroro itu anggota Ryoudan, memangnya apa tujuannya?"
"Hmmm, mungkin dia juga ingin menyelesaikan permainannya." ucap Killua.
"Nah, kalau dia hanya ingin menyelesaikan permainannya, seharusnya dia tak perlu memakai nama Kuroro kan?"

"Aku tak begitu mengerti, tapi kurasa orang itu memiliki tujuan lain." ucap Goreinu. "Jadi, kenapa tidak kita cek saja?"

"Hm? Mengeceknya dengan apa?"
"Coba gunakan Sight-vision. Orang bernama Kuroro ini sudah ada di dalam game ini cukup lama kan. Kalau dia memang kuat, dia pasti sudah mengumpulkan banyak kartu."

"Ah, benar!" ucap Gon. Kemudian, merekapun mengeceknya. Dan ternyata, di data dijelaskan kalau lelaki pengguna nama Kuroro itu tidak memiliki sama sekali kartu kunci, hanya enam kartu di slot bebas.

"Hanya ada minuman dan makanan? Sepertinya dia tak peduli dengan gamenya."
"Jadi kelihatannya, dia memang memiliki tujuan yang berbeda ya, jadi ini akan menjadi keuntungan bagi kita." ucap Goreinu.

"Eh?"

"Karena dia tak begitu peduli dengan game, jadi dia tak akan meminta jatah Coastline of One Tsubo kalau kita mengajaknya bergabung dengan kelompok kita."

"Memang benar, tapi ... Kalau dia adalah anggota Ryoudan, kami tak mau mengajaknya bergabung. Aku hanya akan menanyakan alasannya datang kemari." ucap Gon.

"Kalau begitu kau harus pergi menemuinya, dan yah, tidak diragukan lagi kalau dia adalah anggota Ryodan." ucap Killua.
"Aku ingin tahu siapa dia, tapi aku juga ingin tahu alasannya datang kemari!"
"Apa kau bodoh hah!?" Bentak Killua. "Kau ingin langsung menanyakan apa tujuannya datang kemari? Kalau itu adalah sesuatu yang penting, tak mungkin dia akan memberitahumu begitu saja." Mereka berdebat. "Yah! Maaf saja kalau aku bodoh, tapi karena aku bodohlah aku ingin tahu apa tujuannya!!"


Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Huh, kalau begitu lakukan saja yang kau mau!"
"Ya, aku memang akan melakukannya!!" ucap Gon.

"Apa mereka baik-baik saja?" Goreinu bertanya. kemudian Biscuit menjawab, "Tak usah khawatir, ini sudah biasa."


Selanjutnya, mereka pergi ke tanah lapang, untuk segera menggunakan kartu sihir dan melesat menuju tempat pengguna nama Kuroro itu berada. "baik, ayo kita pergi!" ucap Gon.
"Ya, ayo langsung saja." ucap Killua.

Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Kalau dilihat-lihat, mereka berdua seperti anak kecil biasa." Pikir Goreinu. "Kalau saja aku tidak mendengar mengenai apa yang Gon katakan saat pertemuan sebelumnya, dan mereka tidak memiliki kartu sebanyak itu, mungkin aku tak akan mau bekerja sama."

"Baik, Aktifkan Accompany! Menuju Kuroro Lucifer!!"

Whussss, mereka melesat dan kemudian mendarat di sebuah sungai, dimana di sana terdapat seorang lelaki sedang mandi telanjang. "Ya ampun, ada banyak tamu yang tak terduga ya ..." ucap lelaki itu, yang tak lain adalah Hisoka.

"Hisoka!?"

Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Lama tak berjumpa." ucap Hisoka. Ia memancarkan aura, dan refleks Gon dan Killua langsung memasang ancang-ancang siap bertarung dengan nen.

"Hehehe, reaksi yang sangat cepat, kalian sudah banyak berkembang ya." ucap Hisoka.
"Kelihatannya kalian telah menemukan pelatih yang hebat. Kalian telah menjadi buah yang semakin masak."

"Ada apa dengan lelaki mesum ini? Jangan bilang kalau dia memang Kuroro yang asli." ucap Goreinu. "Bukan, bukan seperti itu." ucap Gon.

"Apakah kau guru mereka?" Hisoka bertanya. Tapi setelah merasakan auranya, Hisoka berpikir tidak mungkin lelaki itu. "Apa gadis kecil ini?"

Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Kyaaaa!!!!" Biscuit melihat tubuh telanjang Hisoka, menutup mata dan kemudian berlari. Entah apa memang karena malu, atau sengaja bersembunyi agar kemampuannya tidak dideteksinya.

"Kemungkinan dia berasal dari tipe transformasi, baunya sama denganku." Pikir Hisoka. kemudian ia bertanya, "Jadi, apa tujuan kalian menemuiku? Atau tepatnya, menemui Kuroro ..."

"Ada sesuatu yang ingin kami tanyakan." ucap Gon, "Kenapa kau datang ke Greed Island?"

"Hmm?" Sejenak Hisoka terdiam. "Apa yang harus aku lakukan?" Pikirnya, "Kalau ada yang perlu kuberitahu, mereka adalah orang yang tepat. Tapi, kemungkinan mereka akan menghalangiku untuk mencari penghapus nen. Menarik, tapi aku harus menghindari pertarunganku dengan Kuroro diundur lagi."

Setelah berpikir panjang, kemudian Hisoka menjawab, "Aku sedang mencari Kuroro. Ada suatu cara untuk menghapus nen yang Kurapika pasang pada Kuroro."

"Jyonen kan?" ucap Killua.

"Eh? Jadi kalian sudah tahu?"

"Padahal kupikir ini akan membuat mereka terkejut." Pikir Hisoka.

"Aku ingin memberitahunya, itulah kenapa aku mencari Kuroro. Tapi, aku tak tahu dimana ia berada." ucap Hisoka. "Aku ingat kalau beberapa anggota Ryodan tertarik pada game ini, jadi kurasa mungkin salah satu dari mereka tahu dimana ia berada. Kenapa aku menggunakan namanya, itu adalah karena kupikir dengan begitu mereka akan menghubungiku."

"Benar juga, dia kan sudah keluar dari Ryodan." ucap Killua.
"Ya" ucap Gon.

"Yah, mungkin juga Kuroro sudah tahu mengenai penghapus nen itu. Tapi akan mustahil baginya untuk menemukan penghapus nen yang bagus. Akan kulakukan apapun selama itu bisa membuatku bertarung melawannya." ucap Hisoka, yang sudah mulai mengenakan kembali pakaiannya. kemudian bertanya, "Baik, sekarang giliranku untuk bertanya. Kalian datang ke sini bukan sekedar untuk bertanya, kan?"

"Ya, itu benar." ucap Gon terang-terangan.

"..."

"Kami bisa saja hanya menggunakan contact, tapi dia sangat ingin bertemu denganmu."
"Itu karena aku teringat apa yang Goto-san katakan." ucap Gon, "Semua orang yang kau temui mencoba untuk menipumu."

"Ummm ..." Biscuit muncul dengan wajah memelas, "Sebenarnya, kami sedang mencari orang-orang yang kuat. Maukah kamu bergabung dengan kami?"

Hunter x Hunter Chapter 158 - Beelzeta.com

"Hm? Tentu, tapi, kenapa kalian mencari orang kuat?"

"Tunggu dulu! Aku tidak setuju, bukankah dia orang yang berbahaya!?" ucap Goreinu.
"Ya, Biscuit! Kau tak tahu orang itu!!" ucap Killua. Kemudian, gadis itu hanya berkata, "Ah, kurasa kalian salah."

"Eh?"

"Aku merasa kalau dia orang yang ramah." ucap Biscuit. Kemudian secara rahasia, ia menuliskan suatu kalimat dengan menggunakan aura, kalimat yang bunyinya, "Dia berbohong."

Bersambung ke Hunter x Hunter Chapter 159
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments

Popular posts from this blog

Versi Teks Dragon Ball Z Episode 200 Bagian 3

Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 200 Bagian 2

"Hei Videl, apa menurutmu dia lebih kuat dari ayahmu?" Teman gadis di sebelah kirinya bertanya. "Jangan bodoh, ayah Videl adalah Mr.Satan, penyelamat Bumi!" ucap siswa yang duduk di depan Videl. "Tak seorangpun di dunia ini yang lebih kuat darinya."

Setelahnya, pak guru masuk kelas. Videl kembali duduk di kursinya, dan pelajaran akan segera dimulai. Namun sebelum itu, pak guru hendak memperkenalkan seorang siswa baru. ya, dia tak lain adalah Son Gohan.

"Selamat pagi semuanya, hari ini kita kedatangan mahasiswa baru. Silakan masuk."

"Perkenalkan, namaku Son Gohan. Senang bertemu dengan kalian."


"Wah, tampan sekali, dia adalah tipeku." ucap teman Videl.
"Gohan? nama yang aneh." ucap siswa di depan Videl.
Sejenak Videl terdiam, dan kemudian teringat kalau, "Sepertinya aku pernah bertemu dengannya."

"Fufufu, dia terlihat seperti seorang kutu buku." ucap Sharpen…

Download Movie Twilight Saga : Breaking Dawn Part 2

Download Movie Twilight Saga : Breaking Dawn Part 2 Sinopsis:
Cerita ini dimulai ketika Bella (Kristen Stewart) melahirkan seorang putri bernama Renesmee, setelah ibu nya Renee, dan ibu adopsi Edward (Robert Pattinson), Esme. Jacob (Taylor Lautner) melindungi anak dan orang tua baru tersebut dari wujud serigalanya Saat Volturi mengetahui tetang Renesmee, mereka berasumsi bahwa keluarga Cullen telah merusak hukum vampir dan menciptakan hukum baru dengan mengubah seorang anak manusia menjadi anak vampir.


Alice memiliki penglihatan bahwa Volturi akan datang membunuh mereka semua, dan tidak ada alasan yang kuat untuk mereka bertahan. Keluarga Cullen memanggil teman-teman vampir dari seluruh dunia untuk mengetahui keberadaan Renesmee sehingga mereka dapat membuktikan bahwa ia adalah manusia/keturunan vampir. Saat Alice dan Jasper menghilang, keluarga Cullend mengkhawatirkan yang terburuk dan mempersiapkan diri mereka untuk sebuah perang besar. 
Yah, mungkin sekian dulu ulasan tentang cerita in…

The Dark Knight Rises Apk Game Android

download Game The Dark Knight Rises Free Android

Anda pasti sudah mengenal super hero yang satu ini, ya Batman si manusia kelelawar. Cerita Komik yang sudah diadaptasi kedalam berbagai hal, mulai dari film kartun hingga layar lebar ini kini tersedia dalam bentuk game untuk android.

dalam game The Dark Knight Rises anda akan memerankan diri sebagai BATMAN untuk menyelamatkan kota tercintanya: