Skip to main content

Versi Teks Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 3

Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 2

"Huh? Seorang pahlawan baru katanya? Dia tak ada apa-apanya jika dibandingkan denganku." ucap Mr.Satan dan kemudian tertawa.

Beralih dari sana, scene kembali ke sekolah. Tanpa terasa, jam pelajaran telah usai, dan sekolahpun dibubarkan. Murid-murid keluar dan berjalan menuju ke rumah masing-masing, termasuk Son Gohan. Tapi di tengah jalan, Gohan melihat polisi sedang mengejar sebuah mobil penjahat.

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Coba tangkap kami kalau bisa!!" ucap pengendara mobil kuning yang menjadi incaran polisi. "Hehehe!!" ia menabrak mobil polisi yang mencoba untuk menghentikannya, hingga mobil polisi itu tergelincir dan menabrak sebuah toko.

"Hahaha." pengemudi dan seorang temannya keluar dari dalam mobil kuning itu.
"Hah, polisi di Satan city memang bukan tandingan kita."
"Ya. Selama ada bos, polisi tak akan dapat melakukan apa-apa. Ayo kita laporkan pada bos."

"Hei, kalian tak boleh seperti itu." Gohan menghampiri mereka.

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Ng? Siapa itu, hah?" dua orang tadi menoleh dan kemudian menghampiri Son Gohan. Gohan masih berada di mode pakaian seragam biasa. "Aah, dia hanya seorang murid SMA. Berani juga kau, dasar bocah ingusan. Aku hanya memeri polisi itu pelajaran agar dia tahu siapa genk Red Rock itu!" penjahat tadi mencengkram leher baju Gohan.

"Gohan-kun?" Videl datang dan melihat dari kerumunan orang.

"Kau tak akan bisa mengalahkanku." ucap Gohan. "Diam kau!!" orang itu kesal dan lalu memukul. Akan tetapi, Gohan mampu menghindari semua serangannya. "Sayang sekali ..." ucapnya. Gohan berniat untuk melawan, tapi kemudian ia melihat kalau di sana ada Videl. "Videl-san?"

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

Buakkk!!! konsentrasi Gohan hilang, dan dengan mudah penjahat itupun memukul tepat wajahnya. "Sial!!" Videl berlari dan langsung menendang kepala orang tadi.

"Kakak!!" teriak rekan penjahat itu. Kemudian saat melihat Videl, ia kaget. "Vi-Videl-san? Si-sial, akan kubalas kau nanti!!" orang itu menarik temannya menuju mobil, dan kemudian pergi.

"Gohan-kun, apa kau baik-baik saja?" Videl menghampiri Son Gohan. "Ya, aku tidak apa-apa." ucap Gohan, tanpa luka sama sekali di wajahnya. "Eeh?" Videl kaget. "Tapi tadi kau mendapat pukulan tepat di wajah, kan?" "Ah, itu, sepertinya dia tidak memukulku dengan kekuatan penuh." ucap Gohan.

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Maaf, kukira kau adalah Great Saiyaman. Tapi kalau itu benar, harusnya kau bisa mengalahkan orang tadi dengan mudah. Sepertinya itu cuma kecurigaanku saja." ucap Videl. "Aku? Great Saiyaman?" "Sepertinya aku salah." ucap Videl. "Jika aku terlambat sedikit saja, mungkin kau akan berada dalam bahaya. Tapi, aku senang kau tidak kenapa-napa." lanjutnya.

"Ahaha, iya." ucap Gohan. Dalam hati, "Hampir saja dia tahu siapa aku sebenarnya."

Kembali ke mobil dua anggota genk tadi. "Kakak, gadis yang tadi itu adalah putri Mr.Satan. Aku pernah mendengar kalau dia sangatlah kuat." ucap orang yang menyetir. "Ya, aku juga pernah mendengarnya. Tapi yang membuatku bingung, tanganku hampir patah gara-gara memukul wajah pemuda itu."

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Eeehh!!??"

"Sial, bocah ingusan itu benar-benar kuat." ucapnya.

Di hari berikutnya, sekolah kembali berlangsung dan pelajaran berjalan seperti biasa. Sampai kemudian, alarm di jam tangan Videl berbunyi secara tiba-tiba, panggilan kasus. "Ya, ini Videl." jawab Videl. Kemudian, seseorangpun melapor lewat alat komunikasi itu. "Gawat, penjahat telah menyandera walikota."

Videl kaget, begitu pula dengan Gohan.

Di tempat kejadian, memang benar tampak seorang penjahat, salah seorang dari dua anggota genk sebelumnya, sedang menyandera walikota di depan gedung. Pejahat itu menodongkan pisau di leher walikota, sementara orang-orang dan polisi berkumpul di depannya. Mereka tak berani bergerak.

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Cepat panggil Mr.Satan kesini!!" pinta orang itu sambil terus menyandera walikota. "Kalau tidak, walikota ini akan mati."

"A-apa yang kau inginkan dari Mr.Satan?"
"Bos kami ingin melawannya!"
"Melawan dia!??"

"Ya." seseorang bertubuh besar, bos dari genk itu keluar dari gedung. "Aku tak peduli si brengsek itu penyelamat Bumi atau bukan, dia tak akan menjadi pahlawan selamanya. Aku akan mengalahkannya."

Dragon Ball Z Episode 203 - Beelzeta.com

"Ya, dan kemudian kota ini akan dikuasai oleh genk Red Rock."
"Kami akan mengganti nama kota ini menjadi Rock city." ucap si bos.
"Bagaimana menurutmu, bapak wali kota?"

Walikota masih disandera, dan ia tak tahu harus berbuat apa.

"Jika kalian tidak ingin walikota ini mati, bawalah Mr.Satan ke sini untuk bertarung denganku!" ucap bos mereka ke para polisi yang berada di depan. Booomb!!! salah seorang anggota genk itu menembakkan rudal sebagai peringatan.

"Apa kau sudah menghubungi Mr.Satan?" tanya ketua polisi ke anak buahnya.
"Kami sudah menghubunginya. Tapi, kami masih belum mendapat jawaban."

Mr.Satan tak terlihat di ruangannya. Karena ternyata, ia bersembunyi di atas langit-langit rumahnya. "Jika kau terkenal, maka orang-orang semacam mereka akan bermunculan. Aku ingin sekali mengalahkan mereka. Tapi, mereka memiliki senjata." Mr.Satan ketakutan dan menyaksikan siaran berita dari tv kecil yang ada di balik langit-langit rumahnya.

Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 4
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments

Popular posts from this blog

Cara memasang tombol follow dan dashboard di blog

Cara memasang tombol follow dan dashboard di blog Log in ke akun blog sobat. Klik rancangan --> Elemen laman --> Tambah gadget --> Pilih HTML/Javascript. Masukkan kode berikut pada kotak yang sudah tersedia. <div style="position: fixed; top: 5px; right: 90px;"><a class="linkopacity" href="http://www.blogger.com/follow-blog.g?blogID= 3317277797834091679 " target="_blank" rel="nofollow" title="Follow !" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img src="http://3.bp.blogspot.com/-feYAFwQF-GM/TtOSBVXcMmI/AAAAAAAAHvk/GH1PZPVvU7c/follow.png" border="0" /></a><div style="display:scroll; position:fixed; top:5px; right:2px;"><a class="linkopacity" href="http://blogger.com/home" target="_blank" rel="nofollow" title="Dashboard !" imageanchor="1" style="margin-left

Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris

Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris - Informasi Terbaru -  Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris  - Setelah sebelumnya saya telah share informasi mengenai cara cek pulsa smartfren dan kumpulan puisi cinta romantis kini saya akan update lagi blog tercinta ini dengan postingan mengenai  Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris  dan saya harap dapat bermanfaat untuk sahabat netter semua. Oke langsung saja lihat contoh surat lamaran pekerjaan bahasa inggris berikut ini: Bali, To; PT. Era Netter Indonesia Human Resources Department Jl. Raya Kuta No. 101 Kuta, Badung - Bali Dear Sir, I know that PT. Era Netter Indonesia is one of the biggest retail product distributors in Indonesia, and I am sure it would be an excellent career opportunity to join in and work for this respective company. I would like to apply for direct marketing and sales officer position in your company. I am in good health, willing to work, fast learning, and work well with others. I have my own vehicle, dr

Versi Teks Dragon Ball Z Episode 200 Bagian 3

Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 200 Bagian 2 "Hei Videl, apa menurutmu dia lebih kuat dari ayahmu?" Teman gadis di sebelah kirinya bertanya. "Jangan bodoh, ayah Videl adalah Mr.Satan, penyelamat Bumi!" ucap siswa yang duduk di depan Videl. "Tak seorangpun di dunia ini yang lebih kuat darinya." Setelahnya, pak guru masuk kelas. Videl kembali duduk di kursinya, dan pelajaran akan segera dimulai. Namun sebelum itu, pak guru hendak memperkenalkan seorang siswa baru. ya, dia tak lain adalah Son Gohan. "Selamat pagi semuanya, hari ini kita kedatangan mahasiswa baru. Silakan masuk." "Perkenalkan, namaku Son Gohan. Senang bertemu dengan kalian." "Wah, tampan sekali, dia adalah tipeku." ucap teman Videl. "Gohan? nama yang aneh." ucap siswa di depan Videl. Sejenak Videl terdiam, dan kemudian teringat kalau, "Sepertinya aku pernah bertemu dengannya." "Fufufu, dia terlihat seperti seorang kutu buku." ucap